Pelajar Mahasiswa Walak Jatim Natal Bareng 2017 di Surabaya

Saling Sapa, Jumpa Temu, Refresing anak-anak Walak, sekaligus Natal bersama. Kini (16/12/2017) adalah Natal kedua buat pelajar dan mahasiswa Walak di kota Surabaya, sebelumnya atau perdana Natal dilakukan di Malang pada 2016.
Kata Nawor Lano membuat Anak-anak Walak selalu kompak, tegas, disiplin dan berpikir kreative  dan apapun itu aksesoris Natal  harus dibuat dengan sendiri tidak boleh selalu tergantung insan belajar bertanggung dan menciptakan karya sendiri. -  Foto bersama/NaworLano
Dalam Natal kali ini dengan Thema: "Allah Obabur Pano Mondok" dan Sub Themanya " Ar Allah Endatagage Paga Nir Ninility Omangiar Dogowok Nen Yiluk Ar Allah Ninowatne Worneragage"

Firman Tuhan dikutip dalam Yohanes 3: 16. Disampaikan oleh Michael Wandikbo.

Ibadah dan perayaan Natal bersama ini dilakukan dengan merangkul semua pelajar dan mahasiswa Walak Seluruh Jawa Timur (Jatim).

Inti dalam kegiatan Natal ini adalah selain Ibadah dan perayaan Natal disitu juga ada momen sepecial untuk saling Sapa, Jumpa Temu, Refresing keluarga orang Walak.

Saling mengenal satu sama lain, menjaga identitas bersama.

Dalam seremoni oleh Kk senioritas menyatakan bahwa tujuan utama selain Natal dan Ibadah ini adalah untuk menjaga keharonisan, menjaga Identitas orang Walak, menjaga dan edukasi berbicara dalam bahasa Walak dirantauan agar Anak-anak Walak tidak tengelam dalam alunan zaman yang begitu jahat ini.

Natal ini dilakukan dengan penuh ceria dan penuh bahagia di kota metropolitan Surabaya.

Anak-anak Walak yang berdomisili di Se-Jawa Timur kini sudah menetapkan bahwa Natal Anak-anak Walak akan terus dilakukan di tiap Desember tanggal 16 di tiap Tahunya. Seperti tanggal penetapan Natal suku Walak di Se- Tanah Papua.

Selanjutnya akan dilakukan dimana kota yang sudah disepakati  bersama.

Dan Anak-anak Walak juga tak lupa melakukan pemilihan panitia Natal untuk 2018. Dalam pemilihan tersebut telah terpilih dua koordinator kota dan satu ketua panitia Natal Se-Jatim 2018 nantinya.

Mereka yang terpilih adalah Melkinus Kilungga sebagai Ketua umum Se-Jatim dan Ida Togodly sebagai koordinator kota Surabaya dan sekitarnya dan selanjutnya Erdi Mumpo terpilih untuk koordinator Walayah Malang dan sekitarnya.

Pelajar dan Mahasiswa Walak tak lupa menyampaikan;
"Selamat Merayakan Ibadah Natal 2017 dan Selamat Menyambut 1 Januari 2018".
Kiranya Tuhan selalu menyertai kita semua. Amin.




Perayaan Natal Perdana IKWAL Se- Jawa Timur

Tak lupa seperti biasanya bagi umat nasrani di seluruh dunia, lebih khususnya lagi bagi masyarakat suku Walak, dan kali ini masyarakat suku Walak se-Jawa Timur menyelenggarakan Ibadah perayaan Natal bersama yang ke pertama Se- Jatim (04/12).
Berkarja dan berdekorasi sendiri adalah melawan ketergatungan dari mesin pencetak kata mereka yang mendekor
Tak terbayangkan, natal ini bisa terlaksana dengan penuh kegembiraan,  kekompakan dan kebersamaan yang erat diantara pelajar, mahasiswa  hingga di kalangan masyarakat umum orang Walak di Se- Jawa Timur, juga para simpatisan lainnya.
Saat mengisisi acara main game
Dengan julukan “Ikatan Keluarga Besar Suku Walak (IKWAL)”. Perayaan Natal IKWAL biasanya di tiap kota, dimana ada orang Walak disitu pasti ada Natal IKWAL.
Saat membawa vokal dari anak-anak Malang
Tepat di tiap 16 Desember adalah tanggal moment bagi orang walak yang pastinya ada Natal IKWAL. Dengan adanya motto “Nawor Lano“  membuat generasi Walak harus merasa bertanggungjawab.
Pemasangan lilin dari beberapa perwakilan
Natal perdana IKWAL Se-Jawa Timur  kali ini dilaksanakan tidak seperti biasanya di 16 Desember, terasa melanggar  ketentuan, bukan berarti dan disengaja yang pasti ada satu dan lain hal menjadi faktor..
Saat membawa vokal dari anak-anak Surabaya
Utamanya menyembah Sang maha kuasa, selainnya kenapa natal IKWAL itu bagaikan kewajiban bagi orang Walak adalah untuk melawan lupa sebagai orang walak, menjaga identitas orang walak, menjaga kebersamaan dan kekompakan orang walak , tempat pertemuan istemewa orang Walak, dan menjaga siapa kita sebenarnya, itulah alasan kenapa harus mejadi wajib natal IKWAL di tiap 16 Desember.
Salam-salaman
Begitulah cerita dan cara orang Walak dalam mengisi momen natal,  untuk bersyukur, menyembah kepada Sang maha kuasa.

Vokal lagi
IKWAL Se- Jawa Timur juga tak lupa mengucapkan “Selamat Hari Raya Natal dan Menyambut 1 Januari 2017”  kepada seluruh umat nasrani, dan  juga lebih khususnya kepada keluarga besar orang Walak dimana saja berada. Tuhan Memberkati.
Saat membawa vokal dari anak-anak Malang
Sambutan
Anak-anak dekor  narsis terus